Singkawang, Newsline.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Singkawang menggelar rapat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk membahas rekomendasi perizinan penataan ruang dan bangunan di Kota Singkawang.
Kegiatan rapat kolaborasi tersebut berlangsung pada (22/10) di Aula Konstruksi Dinas PUPR Kota Singkawang. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi, menyatukan persepsi, serta membangun sistem pelayanan rekomendasi teknis tata ruang dan bangunan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Salah satu gagasan utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah Program Transformasi Ekosistem Pendampingan Terintegrasi untuk Akselerasi Rekomendasi Teknis Tata Ruang dan Bangunan di Kota Singkawang atau Space Tidayu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam proses rekomendasi teknis tata ruang dan bangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga ahli, pelaku usaha, organisasi profesi, dan masyarakat.
Melalui pendekatan pendampingan yang terintegrasi, program ini diharapkan mampu membantu mempercepat proses rekomendasi teknis tata ruang dan bangunan dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar teknis, serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Gagasan ini juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya pelayanan perizinan terpadu yang cepat, mudah, terjangkau, transparan, dan tidak berbelit-belit.
Penyederhanaan proses pelayanan bukan berarti mengurangi persyaratan teknis atau mengabaikan aturan. Sebaliknya, proses yang jelas, terkoordinasi, dan terukur diharapkan dapat memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Kepala Dinas PUPR Kota Singkawang, Ardiansyah, S.T, M.T, mengungkapkan Program Transformasi Ekosistem Pendampingan Terintegrasi untuk Akselerasi Rekomendasi Teknis Tata Ruang dan Bangunan di Kota Singkawang (Space Tidayu) sebagai ide dan gagasan yang sangat baik untuk mendorong perubahan sistem pelayanan perizinan.
Gagasan tersebut diarahkan menjadi salah satu langkah awal dalam mewujudkan pelayanan yang semakin terintegrasi, dengan proses yang cepat, mudah, terjangkau, dan tidak berbelit-belit.
“Program Space Tidayu merupakan ide dan gagasan yang sangat baik dari Dinas PUPR Kota Singkawang sebagai cikal bakal perwujudan pelayanan perizinan terpadu satu atap dan satu pintu yang cepat, mudah, dan murah, tanpa ribet dan berbelit-belit”, ungkapnya.
Melalui program tersebut, koordinasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat. Pendampingan teknis yang terintegrasi juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pemohon mengenai persyaratan, tahapan, dan mekanisme rekomendasi teknis tata ruang dan bangunan.
Berdasarkan daftar undangan yang ada rapat koordinasi ini melibatkan 34 unsur instansi, tenaga ahli, organisasi profesi, pelaku usaha, media, dan kelompok masyarakat. Pelibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam membahas rekomendasi teknis tata ruang dan bangunan.
Program ini juga perlu dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, kepastian hukum, keselamatan bangunan, dan kesesuaian pemanfaatan ruang.
Program Transformasi Ekosistem Pendampingan Terintegritas untuk Akselerasi Rekomendasi Teknis Tata Ruang dan Bagunan di Kota Singkawang ( Space Tidayu) merupakan ide dan gagasan yg sangat baik dari dinas PUPR Kota Singkawang.
Dengan terobosan program Space Tidayu ini membawa harapan bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kota Singkawang untuk mendapatkan pelayanan berupa rekomendasi teknis yang diterbitkan dinas PUPR dengan mudah dan cepat.
Em.Abdurrahman, kordinator Aliansi LSM Perintis Kota Singkawang maupun selaku pengusaha mengapresiasi positif upaya yang di lakukan oleh Dinas PUPR Kota Singkawang yang memberikan terobosan inovasi dalam upaya menyelesaikan persoalan perizinan tata ruang dan bangunan di Kota Singkawang.
“tentunya kami sangat mendukung program Space Tidayu, bahkan harapan kami untuk jangka panjang semangat Space Tidayu ini bisa diterapkan oleh Pemerintah Kota Singkawang melalui dinas perizinan untuk bisa mewujudkan sistem pelayanan perizinan yang sesungguhnya terpadu satu atap satu pintu”, katanya.
Menurut dia, kalau sistem palayanan perizinan terpadu satu atap satu pintu ini bisa diwujudkan maka tidak mustahil proses perizinan yang cepat, mudah dan murah akan terwujud dan bisa membuka pintu masuk investasi di Kota Singkawang.(red).









