Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Kakek Hilang Di Sajingan

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambas, Newsline.id – Tim SAR gabungan resmi mengakhiri operasi pencarian Toni (65), warga Desa Santaban, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang hilang di kebun durian pada Kamis (8 Januari 2026).

Korban Toni sebelumnya dilaporkan hilang oleh warga dan Pemerintah Desa Santaban sejak dari 21 Desember 2025.

Sejak pencarian hari pertama (1 Januari 2026) hingga memasuki hari ketujuh pencarian pada Rabu (7 Januari 2026), keberadaan korban belum juga ditemukan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menjelaskan, bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan menyisir area seluas radius 2.5 kilometer dari lokasi dugaan hilangnya korban.

I Made Junetra mengatakan tim juga telah mengerahkan drone thermal untuk memperluas dan memaksimalkan jangkauan pemantauan dari udara.

“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan luas search area sampai dengan radius 2.5 KM dari lokasi kejadian dan melakukan pencarian dengan menggunakan drone thermal”, ucap I Made Junetra.

Namun upaya pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah hilangnya sinyal komunikasi serta kondisi area pencarian yang terendam banjir, sehingga menyulitkan mobilisasi tim.

Setelah melalui proses evaluasi bersama pihak keluarga serta unsur-unsur SAR yang terlibat, diputuskan bahwa operasi pencarian dihentikan sementara.

“Setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan belum ditemukan tanda-tanda korban. Namun jika ada tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari, operasi SAR akan dibuka kembali”, jelas I Made Junetra.

Pada pukul 17.00 WIB, SAR Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Meski operasi resmi ditutup, pihak Basarnas memastikan bahwa pemantauan tetap dilakukan dan akan segera mengaktifkan kembali pencarian jika ada laporan atau temuan baru terkait korban. (*).

Penulis : Bd

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA