Pontianak, Newsline.id – Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Posdalops) Provinsi Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul masih tingginya potensi hujan di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan.
Koordinator Harian UPT Posdalops Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seluruh kabupaten dan kota di Kalbar masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas yang bervariasi.
“Potensi hujan masih cukup tinggi, intensitasnya bisa ringan hingga lebat, durasinya juga bisa singkat maupun lama. Kondisi ini membuat risiko banjir masih berpeluang meluas,” kata Daniel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia juga menjelaskan, banjir tidak hanya dipicu oleh tingginya curah hujan, tetapi juga diperparah oleh kondisi infrastruktur lingkungan yang tidak berfungsi optimal, seperti sungai, parit, dan drainase.
Menurutnya, ketika sungai, parit, dan drainase tidak berfungsi maksimal, air hujan akan lebih cepat meluap dan memicu terjadinya banjir.
Hal tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.
Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen, mulai dari masyarakat hingga pemerintah di tingkat paling bawah, untuk kembali mengevaluasi kesiapan lingkungan masing-masing dalam menghadapi musim hujan.
“Kami mengajak masyarakat bersama pemerintah di tingkat RT, dusun, desa, hingga kecamatan untuk melihat sejauh mana lingkungan kita siap menampung air hujan. Jika tidak siap, banjir sangat berpotensi terjadi,” ujarnya.
Selain itu, Posdalops Kalbar juga mendorong BPBD kabupaten dan kota untuk terus memperbarui data dampak bencana sebagai dasar penentuan langkah penanganan.
“Kami minta BPBD setempat terus berkoordinasi dan mempercepat pembaruan data warga serta fasilitas umum terdampak. Data ini penting untuk penanganan yang tepat dan cepat,” jelasnya.
Posdalops juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai agar lebih waspada serta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG.
“Dihimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca agar dapat mengantisipasi sejak dini,” pungkasnya. (*)
Penulis : Bd









