Posdalops Kalbar Minta Semua Elemen Tetap Siaga

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, Newsline.id – Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Posdalops) Provinsi Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul masih tingginya potensi hujan di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan.

Koordinator Harian UPT Posdalops Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seluruh kabupaten dan kota di Kalbar masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas yang bervariasi.

“Potensi hujan masih cukup tinggi, intensitasnya bisa ringan hingga lebat, durasinya juga bisa singkat maupun lama. Kondisi ini membuat risiko banjir masih berpeluang meluas,” kata Daniel.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga menjelaskan, banjir tidak hanya dipicu oleh tingginya curah hujan, tetapi juga diperparah oleh kondisi infrastruktur lingkungan yang tidak berfungsi optimal, seperti sungai, parit, dan drainase.

Menurutnya, ketika sungai, parit, dan drainase tidak berfungsi maksimal, air hujan akan lebih cepat meluap dan memicu terjadinya banjir.

Hal tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen, mulai dari masyarakat hingga pemerintah di tingkat paling bawah, untuk kembali mengevaluasi kesiapan lingkungan masing-masing dalam menghadapi musim hujan.

“Kami mengajak masyarakat bersama pemerintah di tingkat RT, dusun, desa, hingga kecamatan untuk melihat sejauh mana lingkungan kita siap menampung air hujan. Jika tidak siap, banjir sangat berpotensi terjadi,” ujarnya.

Selain itu, Posdalops Kalbar juga mendorong BPBD kabupaten dan kota untuk terus memperbarui data dampak bencana sebagai dasar penentuan langkah penanganan.

“Kami minta BPBD setempat terus berkoordinasi dan mempercepat pembaruan data warga serta fasilitas umum terdampak. Data ini penting untuk penanganan yang tepat dan cepat,” jelasnya.

Posdalops juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai agar lebih waspada serta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG.

“Dihimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca agar dapat mengantisipasi sejak dini,” pungkasnya. (*)

Penulis : Bd

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA