Penggiat Budaya Bersama Masyarakat dan Tokoh Pemuda Melayu Inginkan Rumah Adat Melayu Kabupaten Bengkayang Dibangun

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggiat Budaya sekaligus Ketua Satria Pembela Melayu (SPM) DPD persatuan Orang Melayu (POM), Bengkayang bersama Tokoh Pemuda Melayu Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menginginkan rumah Melayu segera dibangun.

Agung Laksono Ketua SPM DPD POM Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (11/1/2026) mengatakan kami masarakat Melayu di Kabupaten Bengkayang, pada umumnya, tentu sangat menginginkan, Rumah Adat Melayu cepat segera dibangun, dan berharap juga kepada Pemerintah Daerah, Propinsi dan pusat untuk Segera menyikapi apa yang menjadi Harapan masarakat Melayu di Kabupaten Bengkayang.

“Sesuai apa yang dijanjikan saat Gubernur Kalbar yang terpilih saat orasi kampanyenya di Sungai Raya Kepulauan beberapa tahun lalu menyebutkan akan segera membangun rumah melayu,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung juga menyampaikan, cerita rumah Adat Melayu jangan hanya di jadikan modal untuk menarik simpatik orang Melayu di masa musim kampanye saja, hargai lah juga kami orang Melayu kan yang juga punya Marwah, jangan terus menerus selalu berjanji tanpa ada realisasinya, tegasnya

Senada dengan hal yang sama Urai Rafil menambahkan, Tokoh Melayu menginginkan pembangunan rumah adat sebagai wujud pelestarian budaya, simbol identitas, dan tempat kegiatan adat, seperti yang ada di tempat lain diantaranya, Sambas, Singkawang, Mempawah, Pontianak, jelasnya

Urai Rafil juga menjelaskan pentingnya rumah adat Melayu dibangun, untuk pelestarian budaya, Sebagai wujud kecintaan dan komitmen untuk menjaga warisan nenek moyang dari kepunahan dan menjaga simbol identitas, Menjadi identitas budaya Melayu di suatu daerah, seperti Rumah Lontiok di Kampar atau Rumah Radakng di Pontianak.

Pentingnya juga rumah adat Melayu, bagi masyarakat untuk menjadi pusat kegiatan adat dan Tempat untuk upacara adat, pertemuan masyarakat, serta pusat interaksi sosial dan budaya dan pendidikan, pariwisata, menjadi sarana bagi generasi muda untuk mempelajari sejarah dan budaya, serta menjadi destinasi wisata budaya.

Urai Rafil juga dengan tegas mengatakan, jika tidak bisa melalui komunikasi, koordinasi, mediasi, ajuan anggaran yang setiap tahun dilakukan selalu tidak di gubris, kami akan menyuarakan dan mengajak seluruh elemen masyarakat melayu yang ada di Bengkayang untuk melakukan aksi di kantor DPRD dan kantor Bupati Bengkayang, kami sudah lelah menunggu selalu di janjikan tanpa kepastian dari tahun ke tahun, tutup nya

Penulis : Zaldi Aswan

Sumber Berita: Soearakeadilannews.com

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA