Pemuda Katolik Komda Kalbar: Polemik Gubernur dan Wakil Gubernur Butuh Harmonisasi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, Newsline.id – Polemik hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar kembali mencuat setelah dinamika internal pemerintahan menjadi perhatian publik. Relasi antara Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar itu disebut memerlukan penataan ulang agar roda pemerintahan tetap berjalan stabil.

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalbar pun menyerukan pentingnya rekonsiliasi dan penguatan komunikasi antar pimpinan daerah.

Seruan ini muncul sebagai respons atas ketegangan yang dianggap berpotensi mengganggu penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Kalbar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organisasi itu menilai harmonisasi kepemimpinan merupakan syarat utama tata kelola yang efektif. Mereka menyebut perlunya sinergi yang solid untuk menjamin keberlanjutan program pembangunan.

Situasi ini mencuat terutama terkait proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang menimbulkan perbedaan pandangan antar pimpinan daerah.

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat menilai dinamika yang terjadi antara Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar perlu segera disikapi melalui langkah-langkah dialog dan peneguhan harmonisasi.

Wakil Ketua Bidang Politik & Kepemiluan Pemuda Katolik Komda Kalbar, Antoni Riyanto Wahyudi, menegaskan bahwa efektivitas pemerintahan ditentukan oleh kualitas komunikasi para pemimpin daerah.

“Kami meyakini bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki komitmen besar untuk memajukan Kalimantan Barat. Namun dinamika yang muncul akhir-akhir ini menunjukkan perlunya rekonsiliasi dan penguatan komunikasi di tingkat pimpinan,” ujar Antoni.

Ia menambahkan bahwa setiap kebijakan harus berjalan dalam satu kerangka koordinasi yang utuh agar pembangunan tidak terhambat.

“Harmonisasi itu penting agar kebijakan tidak beririsan dan tidak menimbulkan interpretasi berbeda yang dapat mengganggu pelayanan publik,” lanjutnya.

Pernyataan Pemuda Katolik ini muncul setelah polemik mengenai pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang disebut menjadi pemicu ketegangan.

Antoni menilai bahwa proses tersebut harus mengedepankan prinsip objektivitas dan meritokrasi.

“Penataan pejabat harus melalui mekanisme yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan. Koordinasi lintas pimpinan menjadi kunci agar tidak menimbulkan multitafsir di publik,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa transparansi dalam prosedur JPT penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Pemuda Katolik memandang bahwa komunikasi yang solid di tingkat pimpinan dapat mencegah polarisasi dan menjaga moral aparatur.

“Kami mengajak seluruh pihak menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas. Keselarasan arah kebijakan sangat diperlukan agar pelayanan publik berjalan tanpa hambatan,” tegas Antoni.

Organisasi ini menyatakan dukungan terhadap upaya konstruktif yang memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Pemuda Katolik Komda Kalbar menegaskan bahwa mereka siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong terciptanya dialog dan sinergi antar pemimpin daerah. Harmonisasi kepemimpinan merupakan fondasi penting untuk pembangunan Kalbar yang berkelanjutan.(*).

Penulis : bd

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA