SINGKAWANG, Newsline.id – Pemerintah Kota Singkawang bergerak cepat untuk mengatasi isu kelangkaan LPG 3 kilogram yang melanda kota tersebut. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memimpin langsung survei ke lapangan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG., Pada Rabu 21 Januari 2026.
Dalam survei tersebut, Pemkot Singkawang menemukan bahwa kelangkaan LPG 3 kg bukan disebabkan oleh keterbatasan kuota, melainkan kendala teknis pada kapal pengangkut LPG milik Pertamina yang mengalami gangguan sehingga berdampak pada distribusi.
“Kami ingin memastikan bahwa kuota LPG untuk Kota Singkawang tercukupi dan tidak ada pengurangan kuota,” kata Tjhai Chui Mie.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkot Singkawang juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang Imlek dan Ramadhan untuk mencegah kelangkaan dan menjaga harga tetap terkendali sesuai HET. Selain itu, Pertamina telah menyetujui penambahan kuota LPG 3 kg untuk Kota Singkawang menjadi 48 LO dengan harga tetap sesuai HET Rp18.500 per tabung di pangkalan.
Awak Media Mengkonfirmasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 kg Ke Dinas DISPRINDAGKOP Kota Singkawang, Jln Firdaus kelurahan Pasirian, kecamatan Singkawang Tengah.
Kepala Disdaginkop & UKM Singkawang, Yasmalizar, mengatakan ada keterlambatan pengiriman gas elpiji ke kota Singkawang dikarenakan kapal Tanker selama tiga hari tidak bisa masuk,itu berdasarkan dari keterangan Pertamina. Ujarnya.
Yasmalizar mengimbau masyarakat untuk membeli LPG langsung di pangkalan resmi untuk menghindari pembatasan penjualan di tingkat pengecer. Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Singkawang berharap dapat mengatasi kelangkaan LPG 3 kg dan menjaga ketersediaan pasokan LPG di masyarakat.
Penulis : Zaldi Aswan
Sumber Berita: Ferry Sulaiman, GNTV INDONESIA









