Singkawang, Newsline.id – Bulan Ramadhan memasuki hitungan hari, menurut kalender masehi 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026.
Di Kota Singkawang beberapa tahun terakhir ini selalu mengadakan kegiatan Pawai Obor setiap kali menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.
Wakil Walikota Singkawang Muhamaddin, SE, MH disela–sela kegiatannya berkesempatan ditanya oleh awak media perihal kegiatan Pawai Obor dan Lentera Ramadhan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, kita tetap mengadakan Pawai Obor dan Lentera Ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucap Muhamaddin.
Kita bangga bahwa Singkawang telah menjadi pelopor bagi kegiatan Pawai Obor di Kalimantan Barat ini. Singkawang adalah yang pertama melakukan kegiatan pawai obor setiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, bahkan se-Kalimantan adalah kita yang pertama melakukan itu, dan saat ini kegiatan Pawai Obor itu juga berkembang dan di ikuti Kota/Kabupaten lain di Indonesia khususnya di Kalbar.
“khusus di tahun ini pelaksanaan Pawai Obor dan Lentera Ramadhan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Sudah menjadi ketetapan di Singkawang Pawai Obor nya selalu dilakukan 2 (dua) hari sebelum bulan Ramadhan, di tahun ini pelaksanaan Pawai Obor bertepatan dengan malam Tahun Baru IMLEK.
“Panitia Penyelenggara Pawai Obor dan Lentera Ramadhan sudah menghadap dan berkoordinasi dengan kita perihal ini, dan kita sepakat bahwa pelaksanaan Pawai Obor bersamaan dengan malam Tahun Baru IMLEK,” ucapnya.
Lebih lanjut Muhamaddin mengatakan ini sebuah sejarah, sejarah bagi kota ini dan sejarah bagi umat Islam dan umat Konghucu. Jika ini bisa berjalan dengan baik, meriah, sukses dan aman maka ini akan menjadi tolak ukur bagi Singkawang yang dikenal sebagai Kota Tertoleransi.
“Mari kita buktikan itu dan tunjukan bahwa Singkawang itu masyarakatnya pintar dan terdidik dalam kehidupan sosial yang majemuk dan plural ini,” terangnya.
Untuk itu kami mengajak masyarakat muslim dan masyarakat Tionghoa Singkawang untuk tetap menjaga nilai toleransi dan kerukunan, kita buktikan bahwa Kota kita sebagai Kota rujukan nilai toleransi bagi kota-kota lain di Indonesia.
Pawai Obor dan Lentera Ramadhan Singkawang telah terbukti menjadi wadah pemersatu umat dan kegiatan budaya yang positif.
Selain itu kegiatan ini juga banyak memberikan kontribusi dan dampak ekonomi serta kesejahteraan khususnya bagi yang berdagang mainan anak-anak, berdagang makanan ringan dan juga minuman, bahkan juru parkir, rumah makan dan restoran. Pawai Obor ini juga menunjang pembangunan kota Singkawang sebagai Kota Wisata.
Saat ini pelaksanaan Pawai Obor dan Lentera Ramadhan tetap kita bantu melalui APBD, namun tidak sepenuhnya.
“Kita salut dengan Penyelenggara Pawai Obor yang konsisten melaksanakan kegiatan ini berturut-turut dan selalu sukses, walau belum didukung oleh APBD Kota Singkawang,” tegasnya.(*).
Penulis : bd









