SINGKAWANG, Newsline.id – Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan ( LP KPK ) Propinsi Kalimantan Barat, beberapa hari lalu, tepat nya hari Rabu 15/10/2025 siang mendatangi kejaksaan negeri Singkawang, yang bertujuan menguraikan beberapa kasus yang pernah masyarakat laporkan ke Kejaksaan tinggi Kalimantan Barat, yang dilimpahkan ke Kejari Singkawang.
Hal ini dilakukan LP KPK sudah ketiga kalinya dari tahun 2023, salah satu yang akan membahas status hukumnya adalah kasus dugaan bagi proyek atau rekaman Walikota Singkawang.
berawal dari FW LSM Kalbar dan LP KPK juga ada didalamnya, membuat laporan resmi kepada kejaksaan tinggi Kalimantan Barat laporan telah disampaikan secara resmi ke Kantor Kejati Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Kamis (2/7/2020).
Prosesi laporan yang didahului dengan audiensi dan dialog itu, diterima langsung saat itu oleh Asintel Chandra Yahya Welo, didampingi Kasi Penkum Pantja Edy Setiawan dan sejumlah pejabat di lembaga adhyaksa tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian Penambahan bukti pendukung itu diserahkan kepada FW-LSM Kalbar, Senin (10/08/2020). diserahkan langsung oleh Alm Sukahar SH MH yang merupakan ketua LP KPK Periode 2020;-2024.
LP KPK hanya ingin kejelasan status hukumnya saja, apa masih berjalan, apa sudah di SP3 kan atau apa ?
“Kami mendatangi Kejari hanya meminta kejelasan saja tentang beberapa kasus lama yang dilimpahkan dari kejati Kalbar kepada Kejari Singkawang dan salah satu nya kasus rekaman ini, karena sudah 5 tahun tidak ada kejelasannya, dan juga yang dilaporkan adalah sosok pemimpin yaitu Walikota Singkawang, jangan warga biasa cepat proses hukum nya, pergantian pejabat senyap” ucap Rudi.
Rudi berharap aparat penegak hukum di hal ini Kejari Singkawang dapat memberikan jawaban secara transparan tentang status kasus ini dalam waktu dekat, sehingga kami dan masyarakat mengetahui dengan jelas dan tidak ada pertanyaan lagi.
Penulis : zLd
Sumber Berita: LP KPK Kalbar









