Koordinator MBG Kalbar: Mohon Maaf, Selalu Evaluasi Program MBG Kalbar Agar Semakin Baik

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkawang, Newsline.id – Terkait adanya dugaan gejala keracunan yang dialami puluhan siswa MAN Model Kota Singkawang bahkan hingga harus menjalankan perawatan kesehatan di beberapa tempat fasilitas kesehatan yang berbeda beberapa waktu lalu usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sinar Cahaya Khatulistiwa yang berlokasi di Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, tentu sangat memprihatinkan terjadi.

Maulidi Ikhsan, Kepala SPPG Dapur Umum Yayasan Sinar Cahaya Khatulistiwa Singkawang Tengah, memohon maaf yang sebesar besarnya karena sudah terjadi hal yang tidak kita semua inginkan.

Dikatakan dia, tindakan pertama dari pihak SPPG bersama mitra yayasan yakni siswa yang terdampak hari itu juga telah disampaikan dan kita mendatangi orang tua murid maupun siswa yang terdampak yang mendapatkan perawatan kesehatan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk segala biaya atau administrasi kita bertanggung jawab penuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk kronologi mengapa hal ini bisa terjadi, dimana terduga keracunan itu indikasi pertama dari kami karena memang ada keterlambatan dalam pengantaran. Biasanya pengantaran dilakukan pada pukul 09.00 atau 10.00 pagi namun saat itu pengantaran mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 siang.

“Kebetulan saat itu mungkin siswa MAN Model tidak langsung mengkonsumsi menu MBG tersebut tetapi menunggu usai melaksanakan solat Zuhur dulu sehingga kemungkinan besar hal ini membuat menu MBG terkontaminasi dan siswa yang terdampak tidak hanya pada satu kelas saja namun dari berbagai kelas. Tetapi penyebab yang pasti terjadi nya semua ini kita masih menunggu hasil uji laboratorium BPOM Provinsi. Atas kejadian ini kami akan melakukan evaluasi sebesar-besarnya agar kejadian ini tidak terulang lagi”, jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Koordinator Regional MBG Wilayah Kalimantan Barat, Agus Kurniawi saat ditemui awak media mengatakan atas adanya kejadian ini dengan kerendahan hati memohon maaf dan akan terus berusaha keras dan semaksimal mungkin agar program MBG yang berjalan diwilayah Kalbar ini nol angka kejadian.

” Kita akan selalu melakukan evaluasi baik dari menu, sarana maupun prasarana di setiap SPPG guna perbaikan kwalitas makanan MBG diwilayah kita ini. Demikian pula halnya untuk prasarana IPAL yang ada di SPPG sudah sesuai standar namun memang masih ada kekurangan yang perlu kita perbaiki ,” ucapnya.

Selain itu juga dikatakan dia, pihak Regional MBG Wilayah Kalbar berharap kepada semua pihak baik itu dari rekan rekan media, masyarakat maupun pihak lainnya dapat memberikan masukan, kritikan atau pun saran agar program MBG ini berjalan lebih baik lagi sehingga jika terjadi kekurangan dapat segera diperbaiki atau ditindak lanjuti.

” terus terang kami berterima kasih dengan adanya pemberitaan di media tentang program MBG ini sehingga ketika mengetahui adanya kekurangan program ini maka dapat segera kami tindak lanjuti, sebab itu peran media tidak dapat dipisahkan dalam program MBG ini,” tutupnya.(*).

Penulis : tim

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA