Jelang Imlek Dan Cap Go Meh 2026, Hotel Dan Penginapan Jangan Naikkan Harga Kamar

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkawang, Newsline.id – Menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, biasanya hotel maupun homestay akan menaikkan harga kamar dari harga normal seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

Melihat kondisi ini, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan kepada seluruh hotel dan penginapan di Kota Singkawang untuk tidak menaikkan harga kamar dengan harga yang tinggi dan harus dalam batas wajar.

Menurutnya jika seluruh hotel dan penginapan menaikkan harga dengan tarif yang tinggi, itu akan memberikan dampak menurunnya minat wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Singkawang.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harga kamar boleh mengalami penyesuaian karena adanya event, namun harus tetap dalam batas yang wajar dan tidak memberatkan pengunjung,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada Dinas Pariwisata untuk segera melakukan persiapan utama yaitu menyambut tamu dan wisatawan, termasuk mendata seluruh hotel dan penginapan yang ada, serta memastikan ketersediaan kamar.

Ia menegaskan seluruh data harus jelas, mulai dari jumlah hotel, jumlah kamar, homestay, hingga kapasitas daya tampung. Menurutnya saat ini juga banyak hotel dan penginapan skala kecil yang dapat menampung wisatawan.

“Jangan sampai muncul anggapan bahwa hotel di Singkawang sudah penuh, padahal kenyataannya masih tersedia. Anggapan seperti ini justru dapat mengurangi minat wisatawan untuk datang,” terangnya.

Lebih lanjut ia juga mengingatkan tugas penting Dinas Pariwisata, yaitu memastikan informasi yang akurat dan mudah diakses, sehingga wisatawan dapat merencanakan kunjungan dan melakukan pemesanan jauh hari, bukan secara mendadak.

“Seluruhnya harus didata secara menyeluruh agar kita mengetahui kapasitas total yang tersedia, dengan data ini nantinya dapat disampaikan kepada masyarakat luas, khususnya wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Singkawang, sehingga mereka merasa yakin dan nyaman untuk datang,” tutupnya.(*).

Penulis : bd

Berita Terkait

Krisis Air Bersih, Akrobatik Dialetika Stakholder Bukan Cara Penyelesaian
Dinas PUPR Kota Singkawang Dorong Space Tidayu Perkuat Kolaborasi Pemerintah Dan Stakeholder Menuju Perizinan Tata Ruang Dan Bangunan Yang Cepat, Mudah Dan Transparan
Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:23 WITA

Krisis Air Bersih, Akrobatik Dialetika Stakholder Bukan Cara Penyelesaian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WITA

Dinas PUPR Kota Singkawang Dorong Space Tidayu Perkuat Kolaborasi Pemerintah Dan Stakeholder Menuju Perizinan Tata Ruang Dan Bangunan Yang Cepat, Mudah Dan Transparan

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA