Sambas, Newsline.id – Sebuah video amatir yang menampilkan kondisi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Matang Suri, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang tanpa kehadiran petugas medis memicu keprihatinan publik. Rekaman tersebut diunggah akun Harun pada Minggu 23 November 2025, dan dengan cepat menyebar di media sosial.
Korban dalam insiden ini merupakan seorang anggota official Tekad Dungun Laut FC yang tiba-tiba tumbang saat pertandingan memasuki babak adu penalti. Rekan setim dan warga sempat memberikan pertolongan awal sebelum membawanya ke Puskesmas Matang Suri untuk mendapat penanganan medis.
Namun setibanya di IGD, warga mendapati tidak ada tenaga medis yang berjaga. Ambulans yang seharusnya siaga di fasilitas tersebut juga tidak terlihat. Akibat ketiadaan layanan darurat, korban tidak mendapatkan tindakan apa pun hampir selama setengah jam, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini menimbulkan gelombang pertanyaan mengenai kesiapan dan standar pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Publik menuntut klarifikasi resmi serta evaluasi menyeluruh terhadap operasional layanan gawat darurat di Puskesmas Matang Suri.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Matang Suri maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas belum memberikan keterangan terkait dugaan keterlambatan pelayanan dan absennya petugas IGD.
Warga berharap ada investigasi transparan dan langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang akibat kelalaian yang dapat dicegah.(*).
Penulis : bd









