Hadapi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Pasokan LPG Subsidi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkawang, Newsline.id – Pertamina menambah kuota LPG subsidi 3 kilogram untuk Kota Singkawang sebesar 47 persen sejak awal Januari 2026.

Penambahan setara sekitar 26.826 tabung per hari ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan dan kenaikan harga selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekaligus mengantisipasi kebutuhan menjelang Imlek dan bulan suci Ramadhan.

Sales Branch Manager Kalbar 1 Fuel Pertamina, Irsan Firdaus Gisani, mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan langkah antisipasi guna menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak awal Januari kuota LPG 3 kilogram untuk Kota Singkawang sudah kami tambah 47 persen per hari untuk mengantisipasi kelangkaan jelang momentum libur dan hari raya,” ujar Irsan saat konferensi pers di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang.

Irsan menjelaskan, kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di Singkawang dan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat bukan disebabkan oleh kekurangan kuota.

Menurutnya, kendala utama berasal dari faktor cuaca buruk yang menghambat distribusi LPG dari kapal pengangkut ke depot Pertamina.

“Cuaca buruk membuat kapal sulit bersandar di depot. Kalaupun bisa sandar, proses bongkar muatan tidak bisa langsung dilakukan karena kondisi tersebut berisiko dan membahayakan,” katanya.

Selain faktor cuaca, lonjakan konsumsi masyarakat selama libur Nataru juga turut memengaruhi pasokan di tingkat pangkalan.

Fenomena pembelian berlebih atau over buying menyebabkan distribusi LPG 3 kilogram tidak merata.

Ia menyebutkan, kuota LPG bersubsidi untuk Kota Singkawang yang ditetapkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sebesar 3.161.000 tabung per tahun telah melalui perhitungan yang akurat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kuota ditetapkan oleh Dirjen Migas. Pertamina hanya menjalankan fungsi pemasaran dan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengatakan Pemkot Singkawang telah memanggil pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), agen, serta perwakilan pangkalan LPG 3 kilogram untuk memastikan kelancaran distribusi.(*).

Penulis : bd

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA