Cinta Terlarang Berujung Tragis, Pria Di Kubu Raya Buang Bayi Hasil Hubungan Dengan Adik Ipar

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUBU RAYA, newsline.id — Warga Desa Padang Tikar Dua, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, digemparkan oleh penemuan bayi laki-laki di kebun kelapa pada Rabu (1/10/2025). Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi lemah dan tubuhnya dipenuhi semut rang-rang.

Penemuan tersebut dilakukan oleh warga bernama Pardi yang langsung mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Padang Tikar. Siapa sangka, bayi tak berdosa itu ternyata buah hubungan gelap antara RN (32) dengan adik iparnya sendiri, AM (19).

Lebih mengejutkan lagi, RN disebut sempat berada di lokasi saat warga mengevakuasi bayi itu, namun berpura-pura tidak mengenalnya. “Saya lihat bayi itu dengan rasa biasa saja, karena takut ketahuan keluarga,” ujar RN dalam pengakuannya kepada polisi, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemeriksaan, RN mengaku telah lama menjalin hubungan terlarang dengan AM hingga akhirnya melahirkan bayi tersebut. Karena takut aibnya terbongkar, keduanya sepakat untuk membuang sang bayi di kebun kelapa.

“Saat tahu AM membuang bayi itu, saya izin pulang kerja. Sampai di lokasi, ternyata bayi sudah dibawa warga ke puskesmas,” kata RN.

Kasus yang menyeruak ini pun membuat geger warga dan mengingatkan publik pada kisah viral “Ipar Adalah Maut” yang sempat ramai di media sosial.

Pihak Polres Kubu Raya yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil melacak keberadaan kedua pelaku. RN dan AM kini telah diamankan dan ditahan di Mapolres Kubu Raya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, bayi laki-laki tersebut saat ini dirawat secara intensif di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Kubu Raya. Kondisinya dilaporkan berangsur membaik setelah sempat dalam keadaan kritis saat ditemukan.

Penulis : Bd_

Berita Terkait

Krisis Air Bersih, Akrobatik Dialetika Stakholder Bukan Cara Penyelesaian
Dinas PUPR Kota Singkawang Dorong Space Tidayu Perkuat Kolaborasi Pemerintah Dan Stakeholder Menuju Perizinan Tata Ruang Dan Bangunan Yang Cepat, Mudah Dan Transparan
Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:23 WITA

Krisis Air Bersih, Akrobatik Dialetika Stakholder Bukan Cara Penyelesaian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WITA

Dinas PUPR Kota Singkawang Dorong Space Tidayu Perkuat Kolaborasi Pemerintah Dan Stakeholder Menuju Perizinan Tata Ruang Dan Bangunan Yang Cepat, Mudah Dan Transparan

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA