Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat Menggelar Aksi Demonstrasi Besar-Besaran

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Rabu (15/10/2025) di dua lokasi, yaitu Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar. Aksi yang melibatkan ratusan massa ini menyoroti dugaan lambannya penanganan kasus peredaran oli palsu yang menyeret nama Edy Chow sebagai tersangka.

Sekitar 567 peserta aksi turun ke jalan membawa sejumlah tuntutan, salah satunya mendesak Kejati Kalbar untuk segera memproses kasus oli palsu yang berkasnya telah dilimpahkan dari Polda Kalbar untuk tahap penuntutan.

Aksi unjuk rasa BPM Kalbar di halaman kantor Kejati Kalbar diwarnai dengan simbolis yang menarik perhatian publik. Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Edi, secara simbolis mengalungkan bungkus produk herbal “Tolak Angin” kepada salah seorang pejabat Kejati Kalbar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan ini memiliki makna simbolis yang kuat: agar pihak Kejaksaan tidak “masuk angin” dalam menangani kasus dugaan peredaran oli palsu dan kasus-kasus besar lainnya di Kalbar.

“Tolak angin supaya kasus oil tak masuk angin,” tegas Gusti Edi dalam orasinya, menegaskan harapan masyarakat agar aparat penegak hukum tetap tegas, profesional, dan bebas dari tekanan dalam menuntaskan perkara.

Dalam orasinya, Gusti Edi menyebutkan tiga tuntutan utama BPM Kalbar:

1. Penangkapan segera terhadap Edy Chow yang telah ditetapkan sebagai tersangka namun hingga kini belum ditahan.

2. Penindakan terhadap “Cukong Tambang” yang dituding merusak kawasan Cagar Alam Bumi Khatulistiwa.

3. Penindakan terhadap oknum aparat penegak hukum yang diduga melakukan pembiaran terhadap praktik ilegal.

Desakan agar Edy Chow segera ditahan menjadi fokus utama, mengingat statusnya yang telah menjadi tersangka sebagai pembuat sekaligus pengedar oli palsu berbagai merek ternama di Kalimantan Barat.

Penulis : zLd_

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA