Angin Puting Beliung Hantam Rumah Warga Pontianak Timur

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, Newsline.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Pontianak pada Rabu, 12 November 2025 siang menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Salah satunya dialami oleh warga Komplek Grand Mayor, Kecamatan Pontianak Timur, bernama Septian Triadi Syahputra (31). Rumahnya mengalami kerusakan cukup parah setelah rangka dan atap rumahnya terangkat dan terbawa angin puting beliung.

Menurut Septian, peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 12.16 WIB, saat angin kencang datang dari arah Jalan Pemda dan menerjang kawasan perumahan Grand Mayor.
Sedikitnya empat rumah di kompleks tersebut terdampak, termasuk rumah miliknya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah rumah di Komplek Griya Parma Kencana dan Daily Perdana Residence 2 yang berada di sekitar kawasan itu juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Awalnya kejadian ini sangat cepat, datang dari arah Jalan Pemda masuk ke komplek kami di Grand Mayor nomor B7. Rumah saya dan tetangga di B6 juga ikut terdampak. Anginnya itu sangat besar, seperti puting beliung, dan sempat membuat atap serta rangka rumah saya terangkat terbawa angin,” ujarnya saat ditemui pada Kamis, 13 November 2025.

Saat kejadian, Septian dan keluarganya tidak berada di rumah. Ia sedang bekerja, sementara istrinya juga berada di tempat kerja dan anaknya di tempat penitipan anak.

Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah melihat laporan dan foto yang dikirim melalui grup WhatsApp warga kompleks, serta mendapat informasi langsung dari tetangga dan ketua RT setempat.

“Saya terkejut melihat kondisi rumah sudah rusak parah. Atap dan rangkanya terangkat dan terbawa sampai ke komplek sebelah. Untung saja saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, jadi tidak ada korban,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan yang terjadi bukan hanya pada bagian atap, tetapi juga rangka kayu yang ikut terangkat oleh kekuatan angin.
Sementara itu, dinding rumahnya masih dalam keadaan aman.

“Kalau untuk jumlah kerugian, saya tidak bisa memastikan pastinya berapa, cuma kalau saya memperkirakan kurang lebih 60-70 juta. Karena dari rangka kayu-kayu atapnya itu, kemudian atap dan beberapa juga yang hilang terbang di bawa angin,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa warga di kompleks sempat menyaksikan langsung saat atap rumah miliknya terbang terbawa angin, namun peristiwa itu tidak sempat terekam karena terjadi sangat cepat. Ia menambahkan bahwa warga setempat mengaku terkejut saat melihat peristiwa tersebut berlangsung. (*).

Penulis : bd

Berita Terkait

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar
Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis
Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda
Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif
Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak
Polres Kubu Raya: Tes Urine Semua Negatif, Tak Ada Toleransi Narkoba
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tipikor Oleh Ditreskrimsus Polda Kalbar ke Kejari Sintang
Wujudkan Institusi Bersih, Polda Kalbar Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:16 WITA

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:34 WITA

Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Usai Ditemukan Tenggelam di Pantai Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:29 WITA

Target Daerah Terisolasi, Kodam XII/Tpr Bangun Jembatan Perintis Garuda

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WITA

Pangdam XII/Tpr Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Das’ad Latif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:02 WITA

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Berita Terbaru

Breaking News

Diduga Terkait Kasus Narkotika, Oknum Polisi Diamankan Polda Kalbar

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:16 WITA

Advetorial

Hutan Adat Dibabat, Warga Desak Bupati Ketapang Bertindak

Sabtu, 28 Feb 2026 - 19:02 WITA