Sambas, Newsline.id – Sebanyak 1.724 jiwa dan 406 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat ( 9 Januari 2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mencatat 406 unit rumah terendam dilanda banjir sejak minggu awal Januari 2026 ini.
Tak hanya itu genangan banjir juga mengakibatkan sedikitnya tujuh fasilitas pendidikan terdampak. Hingga kini banjir dilaporkan sudah berangsur surut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Sambas Alwindo mengatakan, kondisi banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Galing sudah surut. Namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap banjir susulan.
“Situasi terkini banjir di Galing dan Sijang sudah surut tapi dihimbau kepada warga untuk tetap waspada,” kata Alwindo.
Dia mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kalbar akan ada potensi curah hujan tinggi beberapa hari kedepan.
“Kami imbau warga tetap waspada, karena ke depan berdasarkan data BMKG akan ada curah hujan yang tinggi,” katanya.
Lebih lanjut, pihak BPBD Sambas juga terus mengimbau masyarakat dan pemerintah desa melalui surat imbauan kesiapsiagaan bencana.
Upaya yang sudah BPBD Sambas lakukan selain menghimbau masyarakat juga surat himbauan yang sudah di share ke aparat desa dan perangkat desa.
BPBD Sambas juga selalu memonitor desa-desa untuk melaporkan kondisi daerahnya melalui WA dan call center di BPBD.
“Dan juga BPBD beserta OPD terkait juga sudah memberikan bantuan logistik berupa sembako,” tambahnya.
Dia juga mengingatkan, untuk beberapa wilayah Sambas mewaspadai 2 hingga 3 hari ke depan karena Kabupaten Bengkayang di Suti Semarang sudah bencana banjir parah.
“Otomatis aliran airnya turun ke Kabupaten Sambas. Khususnya Kecamatan Sejangkung. Kita terus memantau kondisi desa-desa yang diperkirakan setiap tahun terdampak banjir,” katanya.(*).
Penulis : Bd









